Portal Berita Pilihan Prabowo Subianto, Update Setiap Jam
Berita  

Bandung Dilanda Banjir, Tinggi Air Sepinggang dan Akses Jalan Lumpuh di Dayeuhkolot

Jumat, 12 Januari 2024 – 17:17 WIB

VIVA Trending – Media sosial dikejutkan dengan sebuah video viral yang menunjukkan Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang terkena banjir pada Jumat 12 Januari 2024 pagi.

Bukan tanpa alasan, banjir itu terjadi karena tanggul sungai Cigede di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot jebol pada Kamis 11 Januari 2024 kemarin. Jebolnya tanggul di wilayah tersebut membuat air sungai meluap hingga ke permukiman warga. Imbas dari meluapnya air sungai tersebut membuat sejumlah permukiman warga terendam banjir. Bahkan, pemerintah Kabupaten Bandung sudah menetapkan status siaga banjir.

Dayeuhkolot menjadi salah satu kecamatan yang terdampak banjir menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Dilihat dari unggahan video yang dibagikan akun TikTok @bandung.banget, terlihat sejumlah warga yang sedang dibuat bingung karena semua akses jalan tidak bisa dilewati karena banjir yang melanda kecamatan Dayeuhkolot Bandung. Bisa dibilang berbagai akses jalan Dayeuhkolot, Baleendah Kabupaten Bandung ini lumpuh, tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Mengingat, banjir yang sudah melanda kecamatan itu sudah mencapai tinggi pinggang orang dewasa.

Menurut kesaksian relawan BPBD Desa Citeureup, Deni Mirnawati membenarkan bahwa benar adanya bencana banjir tengah menerjang kecamatan Dayeuhkolot. Lebih lanjut pihaknya menyebutkan, bahwa air sungai yang meluap tersebut hingga menerjang ke beberapa RW di wilayah tersebut. Bahkan, katanya saat ini beberapa warga masih terjebak banjir di rumahnya. Ketinggian air bahkan nyaris mencapai atap rumah warga.

“Iya masuk ke pemukiman warga. Ada beberapa ratus KK terdampak, di RW 05 sekitar 400 KK dan di RW 17 ada sekitar 300 lebih, sekarang masih kejebak,” katanya dari salah satu sumber. Menurutnya ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga dua meter di dalam rumah. Sehingga belum bisa melakukan evakuasi barang-barang yang ada di rumah.